Rabu, 20 Pebr 2019
*JALAN YESUS*
*BACAAN*
*Kej 8:6-13.20-22* – “Nuh melihat-lihat; ternyata muka bumi sudah mulai kering”
*Mrk 8:22-26* – “Si buta itu sembuh, dan dapat melihat segala sesuatu dengan jelas”
*RENUNGAN*
1. Kisah penyembuhan orang buta ini merupakan awal pengajaran Yesus kepada para murid-Nya (Mrk 8:27-10:45) dan berakhir dengan penyembuhan orang buta yang lain (Mrk 10:46-52). Dari pengajaran ini, sebenarnya, yang buta adalah para murid-Nya. Dan juga kita. Hal ini nampak jelas ketika Yesus berbicara tentang Mesias dan Salib. Mereka menolak Mesias yang harus menderita. Kita pun sering menolak salib dan penderitaan bahkan menyalahkan Yesus atas masalah kita.
2. Petrus tidak memahami pengajaran Yesus tentang Mesias. Inilah yang menjadikan Petrus, dan kita, adalah orang-orang buta. Petrus buta karena tidak menghendaki Salib. Kita menjadi buta ketika tidak berani menghadapi salib kehidupan. Maka Yesus memberikan pengajaran panjang kepada para murid-Nya tentang Salib (Mrk 8:27; Mrk 9:30-37; Mrk 10:32-45). Para murid baru memahami siapa sesungguhnya Yesus, ketika Roh Kudus dicurahkan kepada mereka saat Pentakosta. Sejak saat itu para murid menjadi saksi Kristus yang sejati. Mereka berani kehilangan nyawa demi Kristus.
3. Tanpa Salib tidak mungkin memahami siapa Yesus dan apa artinya mengikuti Dia. Jalan Yesus adalah Jalan Salib, yaitu penyerahan diri, penyangkalah diri, kesiapsediaan melayani, dan menerima segala konflik. Hanya dengan cara itu kita mengalami kemuliaan kebangkitan. Jika penglihatan dan iman kita kepada Yesus masih remang-remang, maka kita mohon dengan penuh harapan agar melihat Yesus dan Jalan-Nya dengan terang benderang. (MS,berkat.id)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar