#renungan
*KASIH YANG MEMBEBASKAN*
Senin 04 Feb 2019
_`[...] tetapi Ia berkata kepada orang itu:_
_Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!` (Mrk 5:19)_
Kisah seorang yang kerasukan roh jahat atau legion yang datang dan bersembah sujud di hadapan Yesus
menunjukkan bahwa Yesus memiliki kuasa yang tidak dapat ditandingi oleh kuasa apa pun juga karena Dia adalah Allah itu sendiri.
Hanya Dia yang mampu membebaskan manusia dari segala pengaruh dan perbudakan si jahat dan memberikan kekuatan untuk menghadapi kekuatan-kekuatan ini.
Pada peristiwa yang terjadi pada orang yang kerasukan ini, setelah dia dibebaskan,
Yesus juga meminta supaya dia memberitahu semua orang di kampungnya perbuatan besar yang telah dilakukan Allah kepadanya,
yaitu bahwa kasih Allah yang besar sungguh membebaskan dan menyelamatkannya.
Sungguh, kasih Allah tidak pernah menolak siapa pun yang datang kepada-Nya
karena Allah rindu untuk menyelamatkan manusia dari kekuatan dan kekuasaan si jahat.
Hal yang sama juga ditujukan kepada kita!
Selain itu, kasih Allah juga menuntut suatu hubungan pribadi yang mendalam antara kita dan Allah
agar dengan hati yang terbuka dan bebas kita mau membiarkan Allah saja yang menguasai hidup kita seutuhnya.
*_Fr. Bernard Marie, CSE_*
Senin 04 Feb 2019
Ibr 11:32-40; Mzm 31:20-24; Mrk 5:1-20
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar