*Tema: Dosa Bukan Hanya Berhubungan Dengan Tubuh Tetapi Juga Dengan Hati!*
Matius 5: 27 - 32
Saudara-saudari... Pada suatu waktu teman saya membagi satu pengalaman yang sangat menarik dengan saya. Dia mengajak temannya, panggil saja Muhamad dari agama lain untuk ikut Misa. Sesudah memberi sedikit kata pembukaan, Imam mengajak umat yang hadir untuk mengakui dosa kepada Tuhan dan sesama di depan umum, si Muhamad sangat kaget. Dalam hatinya dia berkata: “Bagaimana orang harus mengaku di depan umum? Dia diam dan mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Paulus. Sesudah Misa si Muhamad berkomentar, katanya: “Saya kagum dengan kalian. Begitu berani mengaku dosa di depan umum. Saya dengar apa yang teman katakan: ‘Saya mengaku kepada Allah yang maha kuasa – dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian.....’ Pertayaan saya: Apakah teman sungguh sadar akan kata-kata pengakuan itu? Si Paulus kaget. Dengan jujur Paulus menjawab: “Teman, kadang saya dengan sadar ucapkan doa itu, tetapi kadang saya hanya mengikuti massa.”
Saudara-saudari... Dalam doa Saya Mengaku di sana ada kata-kata: saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan. Dengan ini kita tahu bahwa dosa tidak hanya lewat perbuatan nyata, atau bahasa tubuh, tetapi juga lewat pikiran atau bahasa bathin.
Hari ini Yesus berkata: “Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” Di sini Yesus mau menegaskan bahwa dosa tidak hanya berhubungan dengan bahasa tubuh, melainkan juga dengan bahasa hati. Seseorang mungkin tidak berdosa dengan tubuhnya, tetapi bisa saja ia telah berdosa dengan hatinya. Seseorang menjadi pezinah bukan saja karena ia melakukan perzinahan dengan tubuhnya, tetapi sekaligus jika ia mengingini yang lain dengan hatinya. Perzinahan terjadi karena orang menganggap yang lain sebagai object yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan daging. Yesus menghendaki pengikutNya untuk berusaha bebas dari segala kecendrungan berbuat dosa.
Marilah saudara-saudari... semoga kita selalu sadar bahwa dosa sesungguhnya bukan hanya berhubungan dengan bahasa tubuh, dengan perbuatan konkrit, tetapi juga lewat bahasa hati, keingingan hati!
Karena itu kita berdoa, semoga Tuhan senantiasa menuntun dan memberkati agar kita mampu mengalahkan godaan setan sehingga kita tidak jatuh ke dalam pencobaannya.
Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!
- Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar