Sabtu, 06 Juli 2019

Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 7 Juli 2019

Bacaan: Yohanes 15:7 "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."

Renungan:
  Ada banyak nabi yang hidup sezaman dengan Elia, tetapi Allah memakai Elia melebihi semua nabi-nabi yang ada. Kemunculan awal Elia telah menunjukkan eratnya hubungan antara Allah dan Elia. Ada hubungan timbal balik antara Allah dan Elia. Elia mendengarkan Allah dan Allah mendengarkan Elia. Pada masa itu jika Allah ingin menegor seseorang, maka Allah memerintahkan Elia dan Elia taat sepenuhnya.
  Keintiman hubungan Elia dengan Allah sangat dipengaruhi oleh besarnya pengharapan dan iman Elia sendiri. Ketika Elia dengan iman meminta Allah untuk mengembalikan nyawa anak janda di Sarfat, Dia mengabulkan doanya. Ketika Elia meminta api turun dari Sorga untuk membakar korban petang yang dipersiapkannya, dalam sekejab api turun menyambar dan menghabiskan korban persembahan itu. Dan ketika Elia berdoa agar hujan turun hari itu juga, ia menerimanya. Mengapa Allah mendengarkan semua permohonan Elia? Karena Elia di dalam Allah dan firmanNya hidup di dalam Elia. Inilah kekariban yang sejati. Keindahan kekariban seperti ini pernah diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (Yoh 15:7).
  Tuhan Yesus mengatakan bahwa kita adalah anak-anak Allah ( Yoh 1:12 ). Anak tentu memiliki hubungan yang lebih karib dengan Bapanya, melebihi dari siapapun. Status sebagai anak memungkinkan kita untuk meminta Bapa di Sorga melakukan perkara-perkara yang mustahil untuk kita lakukan. Yang menjadi masalah adalah, apakah kita sudah menunjukkan bahwa kita telah menjadi anak yang berkenan di hadapan Bapa? Apakah kita sudah menyendengkan telinga kita untuk mendengar isi hatiNya dan memberikan hati kita untuk taat sepenuhnya kepada perintah-perintahNya? Jika Bapa mendengarkan doa anak-anakNya seperti Elia dan para hamba Tuhan lainnya, maka Dia juga akan mendengarkan kita, jika kita taat sepenuhnya. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, penuhilah aku dengan RohMu agar aku dapat hidup intim denganMu dari hari ke hari, sehingga hidupku dapat menjadi berkat bagi sesamaku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar