PERCIKAN HATI❤
Minggu, 14 Juli 2019
🌟Renungan : Hari Minggu Biasa XV (Tahun C/I-Hijau)
_*MENJADI ORANG YANG BERARTI*_
🙂Nilai objektif seorang tidak dibuat oleh dirinya sendiri tetapi oleh orang lain. Kalau tidak menilai diri kita sendiri, penilaian itu belum tentu lengkap. Penilaian yang benar tentang diri kita biasanya berasal dari orang-orang lain di sekitar kita karena merekalah yang lengusng melihat siapa kita, tindak-tanduk, sikap, tutur kata kita dan perbuatan kita.
🙂Maka orang lainlah yang mempunyai peranan penting dalam menguji nilai diri dan keberadaan kita di tengah keluarga dan masyarakat. Tinggi rendahnya nilai kehidupan kita tergantung pada cara kita menunjukkan diri kepada sesama kita dalam segala kualitas manusiawi dan rohani kita. Jika kita menunjukkan diri sebagai pribadi yang amat berharga bagi sesama, amat membantu dan menolong bagi sesama, memberi sukacita dan kegembiraan bagi sesama dan menjadi berkat bagi mereka lewat pengorbanan diri kita, tentulah di mata sesama nilai diri kita begitu tinggi, bahkan terhormat dan mulia, bukan karena kebolehan dan kepinteran, bukan juga karena status dan kedudukan, bukan pula karena harta dan kekayaan, tetapi karena pengorbanan dan pelayanan kita bagi kebaikan dan keselamatan mereka di sekitar kita.
🙂Lihatalah 3 figur dalam bacaan Injil hari ini: Seorang imam, seorang lewi, dan seorang samaria. Di mata orang yang menjadi korban karena jatuh di tangan penyamun, siapakah dari ketiga figur itu yang amat berharga? Tentulah ia akan menjawab bahwa orang samarialah yang amat berharga di matanya.
🙂Menjadi sesama bagi orang lain adalah menjadi orang yang menghidupkan dan menyelamatkan sesama di sekitarnya. Orang sedemikian akan dipandang tinggi martabatnya karena ia telah menjadi orang yang amat berarti bagi mereka di sekitarnya.
🙂Sahabat, jadilah seorang seperti orang samaria yang dengan upaya apapun berjuang untuk menyelamatkan orang yang membutuhkan pertolongan. Jadilah orang yang berarti tak hanya bagi keluarga kita, sanak saudara dan kenalan kita, tetapi juga bagi orang-orang di luar lingkungan keluarga kita.
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar