#renungan
*BERSYUKURLAH SEBAB IA BAIK*
Senin 29 Jul 2019
_`mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput. Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, [`] (Mzm 106:20-21)_
Berapa kali dalam sehari kita mengucap syukur kepada Tuhan? Mungkin, kita lebih sering meminta, mengeluh atau menggerutu terhadap Tuhan. Ketika kenyamanan kita mulai terganggu, atau ketika keinginan kita tidak terpenuhi, kita segera mengeluh kepada Tuhan. Seperti orang Israel yang cepat melupakan Tuhan dan membuat bagi mereka patung lembu tuangan sebagai `tuhan` mereka, kita pun seringkali cepat melupakan Tuhan dan berpaling kepada ilah-ilah lain.
Kesulitan-kesulitan kecil seringkali membuat kita melupakan kebaikan dan karya besar yang Allah lakukan dalam hidup kita, padahal kebaikan Tuhan adalah keselamatan untuk kita. Bahkan, rasa takut dan khawatir akan hal-hal kecil membuat iman kita akan Tuhan menjadi goyah. Oleh karena itu, benarlah nasihat St. Paulus, `Mengucap syukurlah dalam segala hal` (1Tes 5:18a).
Ucapan syukur yang dipanjatkan setiap hari, juga dalam hal terkecil sekali pun, akan membuat iman kita semakin kuat. Karena, dengan bersyukur kita tidak akan mudah melupakan kebaikan Allah. Sebaliknya, kita akan semakin ingat dan percaya akan kebaikan dan kuasa-Nya. Dengan demikian, iman kita kepada-Nya bertumbuh.
`Alleluia! Nyanyikanlah bagi Tuhan nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!` (Mzm 149:1-2).
*_Sr. M. Martha, P.Karm_*
Senin 29 Jul 2019
Pw. S. Marta
Kel 32:15-24.30-34; Mzm 106:19-23; Mat 13:31-35
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar