Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Senin,_ *29 Juli 2019*
*St. Marta*
Kel 32:15-24,30-34
Mzm 106:19-23
Mat 13:31-35
*SANTA MARTA*
_Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar daripada sayuran lain. -- Mat 13:32_
Marta adalah saudari Maria dan Lazarus. Mereka tinggal di kota kecil Betania, dekat Yerusalem. Ketiga bersaudara itu sahabat Yesus. Dalam Injil dikatakan, Yesus mengasihi Marta, dan saudaranya Maria dan Lazarus. Yesus sering datang mengunjungi mereka. Marta dengan senang hati melayani Yesus apabila Ia datang mengunjungi mereka.
Suatu hari, Marta sedang menyiapkan makanan bagi Yesus dan para murid-Nya. Ia yakin bahwa tugasnya akan lebih ringan apabila saudarinya membantunya, sehingga ia meminta Yesus agar Maria membantunya. Yesus senang dengan pelayanan Marta, tetapi Ia ingin Marta tahu bahwa mendengarkan-Nya jauh lebih penting, sehingga Yesus menegur Marta.
Iman Marta yang dalam kepada Yesus tampak ketika Lazarus meninggal. Begitu ia mendengar Yesus dalam perjalanan menuju Betania, Marta pergi mendapatinya. Ia minta supaya Yesus membangkitkan Lazarus. Karena iman Marta itulah, Yesus mengadakan mukjizat dengan membangkitkan Lazarus.
Setelah kejadian itu, Yesus datang lagi dan makan bersama mereka. Kali ini Marta melayani dengan sikap yang lebih tulus dan penuh kasih. Cinta ketiga kakak beradik ini dibuktikan sampai mereka mengikuti penyaliban Yesus di Golgota.
Marta meninggalkan Yudea dan pergi ke Tarasco, Perancis. Ia melalui hari-harinya dengan berdoa dan berpuasa sampai akhir hidupnya. Marta meninggal di Tarasco dan dimakamkan di ruang bawah tanah Gereja Collegiate di sana. Setiap 29 Juli, Gereja memperingati Pesta Santa Marta. (Ar - _Sumber:www.katkombe.org)_
_Sudahkah saya percaya 100% bahwa Yesus sanggup memberikan mukjizat-Nya bagi saya?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar