Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 21 Agustus 2019
Bacaan: Yakobus 5:9 "Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu."
Renungan:
Sikap saling menyalahkan sudah berkembang ketika pertama kali manusia diciptakan. Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa karena memakan buah terlarang, Adam menyalahkan Hawa karena Hawa telah membujuknya. Ketika Hawa diminta pertanggungjawaban, Hawa menyalahkan ular karena ular itu telah membujuknya. Sikap seperti ini tampaknya menurun pada orang-orang Israel. Setiap kali menemukan kesulitan dalam perjalanan, mereka langsung saja menyalahkan Musa yang telah membawa mereka keluar dari Mesir, lalu membanding-bandingkan keadaan mereka yang jauh lebih baik sebelum keluar dari Mesir.
Sebagai murid-murid Yesus, kita mungkin juga sering bersikap demikian. Ketika sesuatu berjalan tidak sesuai dengan harapan kita, kita begitu mudahnya bersungut-sungut dan menghakimi orang lain. Kita merasa kitalah yang paling benar dan tidak bisa disalahkan. Terlebih pada akhirnya kita menyalahkan Tuhan. Kita lupa bahkan tidak mau bersyukur karena melihat segala sesuatu dengan pola pikir dan cara pandang yang negatif.
Oleh karena itu, janganlah kita mudah bersungut-sungut apalagi saling menyalahkan satu sama lain. Bersabarlah jika apa yang terjadi mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kendalikan diri kita dan lihatlah ke dalam. Periksa dan introspeksi diri kita, kesalahan apa yang mungkin telah kita perbuat sehingga hal yang tidak kita inginkan terjadi. Kita tidak perlu menyalahkan atau menghakimi orang lain, apalagi menyalahkan Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan memiliki rencana yang indah dan akan selalu memberikan yang terbaik dalam hidup kita menurut rencana Tuhan jika kita setia dan sabar dalam menjalani setiap proses yang Tuhan sediakan bagi kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ampuni aku karena aku sering bersungut-sungut jika sesuatu yang terjadi tidak sesuai dengan kehendakku. Ternyata sungut-sungutku tidak mendatangkan damai sejahtera melainkan ketidaktenangan di hatiku. Ampuni aku Tuhan dan kembalikan damaiMu dalam hatiku agar aku dapat menjalani seluruh hari-hariku dengan penuh sukacita. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar