Rabu, 07 Agustus 2019

📖Renungan Kitab Suci Harian 📖
🔖Kamis, 8 Agustus 2019🔖

PENGAKUAN IMAN AKAN ALLAH

(Bacaan Injil Matius 16:13-23)
(15)Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
(16)Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Siapakah Anak Manusia itu? Memberikan jawaban menurut apa yang dikatakan orang, itu lebih mudah. Kita cukuplah mengatakan apa yang kita dengar dari orang tanpa harus mempertanggungjawabkannya. ”Tetapi menurut kamu, siapakah Anak Manusia itu?” Pertanyaan ini menuntut suatu keikhlasan dan kejujuran bukan jawaban ABS (Asal Bos Senang) dan harus bisa dipertanggungjawabkan. Semua murid Yesus terdiam dan tidak bisa menjawab. Akhirnya, Simon memberanikan diri menjawab walau dia tidak mengerti sepenuhnya apa yang dia ucapkan. Terkadang kita sering lebih memilih diam saat ditanya dalam sebuah pertemuan karna kita takut salah atau mungkin kita tidak tahu jawabannya atau mungkin juga kita lebih memilih bersikap diam menunggu orang lain untuk menjawabnya.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang pengakuan Simon yang merupakan pernyataan iman akan Mesias. Pengakuan itu sendiri selayaknya membawa kebahagiaan tersendiri. Sekurang-kurangnya ada kebanggaan dalam diri Simon waktu dia mengatakan itu di hadapan Gurunya. Pengakuan dan pernyataan iman itu menuntut suatu tanggung jawab. Sejak saat itu, Simon diberi nama baru Petrus, yang berarti batu karang. Di atas pengakuannya itu, Jemaat Allah didirikan. Dengan kata lain, landasan yang kokoh kebersamaan sebagai anggota Gereja Kristus adalah pengakuan iman yang sama bahwa Yesus adalah Kristus dan Anak Allah yang hidup. Pengakuan itu adalah pernyataan iman yang menuntut pertanggungjawaban dari kita.

Ya Tuhan, semoga aku selalu mengakui-Mu sebagai Allah yang menjadi landasan kebahagiaan dan kedamaian hidupku dan Putra-Mu sebagai Mesias dan Raja kekal. Amin.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar