Senin, 16 September 2019

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 17 September 2019

Bacaan: Kis 20:35b
"Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

Renungan:
  Penyebab utama dari pikiran negatif dan kesehatan mental yang buruk adalah pikiran yang selalu berfokus pada diri sendiri. Hal itu akhirnya tidak hanya melukai orang-orang di sekitarnya tetapi juga dirinya sendiri. Dr. Karl Menninger, seorang psikolog seringkali mengatakan hal yang sama ketika dia menasihati orang yang hampir depresi, "Kuncilah rumah anda, seberangilah rel kereta api, carilah orang yang kekurangan dan lakukanlah sesuatu untuk menolong orang itu." Banyak orang enggan memberi karena takut kekurangan atau kehilangan miliknya. Kebanyakan dari mereka memberi untuk mendapatkannya kembali. Menninger mengatakan bahwa dengan mengembangkan semangat memberi, hal itu akan membuat orang mengatasi rasa kekurangan. Karena itulah para ahli mengatakan, "Orang yang murah hati, jarang terkena penyakit mental."
  Kemurahan hati ternyata tidak hanya berdampak positif bagi kehidupan orang lain karena kita memenuhi kebutuhan mereka, tetapi kemurahan hati berdampak besar pada kehidupan kita sendiri. Dengan mengembangkan sikap murah hati, kita akan menyadari bahwa ternyata kemiskinan dan kekayaan bukanlah soal apa yang kita miliki, melainkan tentang apa yang dapat kita berikan.
  Kemurahan hati dan ketulusan kita dalam memberi bukan hanya mendatangkan kelimpahan berkat dari Tuhan berupa materi, tetapi lebih dari itu, kebahagiaan, kedamaian, sukacita pun akan semakin melimpah dalam hidup kita. Hubungan kita dengan sesama pun akan terjalin erat sehingga ketika kita mempunyai masalah maka orang lain pun akan tergerak untuk membantu menyelesaikan permasalahan hidup kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, taruhlah roh belas kasihMu di dalam hatiku, sehingga aku mampu tergerak untuk membantu orang lain yang sedang mengalami kesusahan. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar