Minggu, 08 September 2019

Kencan Dengan Tuhan
Senin, 9 September 2019

Bacaan: Yakobus 3:9-10 "Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,
dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi."

Renungan:
  Ada seorang ilmuwan di Jepang yang melakukan sebuah penelitian. Dia mengambil 2 gelas air dan memperlakukan kedua gelas air itu secara berbeda. Gelas yang satu dicaci maki dengan berbagai sumpah serapah setiap harinya, sedangkan gelas yang lain dipuji-puji dan dinyanyikan lagu-lagu yang menyenangkan. Ternyata setelah diuji beberapa minggu ditemukan kristal-kristal yang menyusun air tersebut mengalami perubahan bentuk yang berbeda. Yang dicaci maki bentuknya menjadi tidak teratur dan jelek, sementara yang dipuji-puji kristalnya berbentuk sangat indah.
  Mungkin setelah membaca cerita di atas, banyak di antara kita berpikir hal ini hanyalah cerita fiktif belaka atau cerita ini hanya terjadi pada zat cair tadi. Tapi sadarkah kita, bahwa tubuh kita mengandung 70% air. Jadi jika kita mengeluarkan kata-kata yang buruk dan negatif, maka cairan yang ada di dalam tubuh kita mungkin akan berubah bentuk menjadi jelek tidak karuan dan itulah sebabnya mengapa orang yang sedang marah pasti tidak akan merasa nyaman. Demikian sebaliknya saat  orang sedang tertawa gembira dan sukacita, akan merasa nyaman.
  Memang apa yang kita katakan akan sangat memengaruhi hidup kita. Kita harus hati-hati dengan mulut kita karena setiap perkataan yang keluar akan menentukan masa depan kita, "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." (Ams 18:21). Kita harus ingat bahwa kita adalah anak-anak Allah. Oleh karena itu  setiap perkataan yang keluar dari mulut kita haruslah perkataan yang membangun dan positif, "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia." (Ef 4:29). Setiap perkataan kita dapat mencerminkan siapa kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, urapilah mulut, lidah dan bibirku, agar setiap perkataan yang keluar dari mulutku merupakan perkataanMu sendiri yang akan mendatangkan damai sejahtera bagi sesamaku. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar