Sabda Kasih: MARI KITA SELALU MELAKUKAN KEBAIKAN!
Senin, 8 September 2019
Lukas 6:6-11
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Aku bertanya kepada kalian: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat? Menyelamatkan orang atau membinasakannya?”
Berbuat baik adalah pilihan mutlak dalam kehidupan kita. Berbuat baik mesti bermula dari kehidupan berkeluarga. Ada banyak cara untuk melatih melakukan kebaikan di dan dari dalam keluarga. Saya ingat cerita tentang seorang anak kecil yang baru berusia tiga tahun. Setiap hari Minggu, anak kecil ini rajin memberikan kolekte di gereja. Menurut orangtuanya, hal yang paling dimintanya sebelum ke gereja adalah uang kolekte dan dia ingin agar dia sendiri yang memberikannya. Singkatnya, ada banyak cara melakukan kebaikan di dalam keluarga. Intinya, kita mesti saling melatih diri melakukan kebaikan di dalam keluarga kita.
Pada bacaan injil hari ini, Tuhan Yesus menanggapi sikap nyinyir ahli-ahli Taurat dan orang Farisi. Mereka mempersoalkan perbuatan baik Tuhan Yesus yang dilakukan di hari Sabat. Atas sikap mereka ini, Tuhan Yesus memberikan pertanyaan yang sangat menantang. Pertanyaan itu membungkam mereka dan sekaligus menegaskan kalau perbuatan baik adalah dasar hidup iman kita. Perbuatan baik adalah sesuatu yang mutlak dilakukan oleh siapa saja dalam relasi kita dengan sesama.
Saudara/I, melakukan kebaikan adalah pilihan utama dalam kehidupan kita. Kita mesti melakukan kebaikan kepada siapa saja. (*saotilayad)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar