Selasa, 03 September 2019

Rabu, 4 September 2019
Pekan Biasa XXII
Kol. 1:1-8; Mzm. 52:10,11; Luk. 4:38-44 

Injil hari ini berkisah tentang 4 peristiwa yang berbeda: 1) penyembuhan ibu mertua Simon Petrus, 2) penyembuhan banyak orang dari macam-macam penyakit, 3) Yesus pergi dan berdoa di tempat sunyi, 4) penegasan Yesus akan misi-Nya. Kali ini, kita fokuskan permenungan pada peristiwa pertama. Ibu mertua Simon menderita sakit demam keras. Para murid meminta agar Yesus menyembuhkannya. Maka, Yesus mendekati perempuan itu, menghardik demamnya, dan penyakit demam itu pergi. Ibu mertua Simon sembuh. Ia kemudian bangkit dan melayani mereka.
Yesus tidak sekedar menyembuhkan penyakit ibu mertua Simon, tetapi juga menggerakkannya untuk melayani. Dan yang dilayani tidak hanya Yesus tetapi juga para murid (mereka). Kemungkinan juga orang-orang lain yang pada saat itu datang berduyun-duyun ke rumahnya.
Dari sini, kita bisa memaknai bahwa setiap anugerah apa pun yang diberikan Tuhan kepada kita, termasuk kesembuhan dan kesehatan, tidak pernah dimaksudkan hanya untuk kita sendiri, tetapi selalu dimaksudkan untuk pelayanan. Kita diberi anugerah ini dan itu, masing-masing berbeda, agar hidup kita semakin bermakna dan bermanfaat bagi pelayanan banyak orang.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)


  • Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar