Selasa, 03 September 2019

#renungan

*KESEIMBANGAN HIDUP*

Rabu 04 Sep 2019

_`Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi [...]` (Luk 4:42)_

Dalam hidup Yesus, doa menempati tempat yang utama, karena di dalamnya Ia dapat berjumpa dan mengenal kehendak Bapa-Nya. Juga para kudus di surga adalah orang-orang yang telah berjuang untuk setia berdoa karena cinta dan kerinduan mereka akan Allah. Mereka juga sadar bahwa ketika mereka bertekun dalam doa, kasih Allah mengalir dan melimpahi mereka dengan kuasa-Nya.

Yesus memberi teladan bagi kita bagaimana kita harus menyeimbangkan antara doa dan karya. Ia melayani banyak orang yang mencari Dia, sehingga banyak yang disembuhkan dan dilepaskan dari ikatan kuasa jahat. Namun, di tengah kesibukan-Nya, Yesus selalu menyempatkan diri mencari tempat yang sunyi untuk berdoa (bdk. Luk 4:42a ). Inilah sumber kuasa-Nya.

Doa adalah jalan untuk membangun relasi yang mendalam dengan Allah di dalam Roh Kudus. Roh Kudus adalah Roh Penolong bagi setiap orang Kristen, tanpa kecuali. Dialah penggerak utama dalam setiap segi kehidupan kita. Roh Kudus memampukan kita untuk melakukan karyakarya yang indah.

Seperti pemazmur kita mau katakan, `Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak` (Mzm 52:11). Mari kita membiarkan hidup kita dibimbing oleh Roh Kudus karena anak-anak Allah adalah mereka yang hidupnya digerakkan oleh Roh Allah (bdk. Rm 8:14). Mari semakin terbuka dan bekerjasama dengan Roh Kudus setiap saat.

*_Sr. Grace, P.Karm_*

Rabu 04 Sep 2019
Kol 1:1-8; Mzm 52:10-11; Luk 4:38-44

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar