Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Rabu,_ *11 September 2019*
Kol 3:1-11
Mzm 145:2-3,10-13
Luk 6:20-26
*KUASAILAH NAFSUMU*
_Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala. -- Kol 3:5_
Beberapa waktu lalu, berbagai media aktif membicarakan sebuah vlog milik seorang aktor yagn menyebut "ikan asin" kepada mantan istrinya. Sebutan itu bermotif merendahkan mantan istrinya. Akibat dari tindakan itu, sang aktor terjerat dalam pelanggaran UU ITE (Undang-undang informasi dan Transaksi Elektronik) dan pencemaran nama baik.
Allah menciptakan nafsu dalam diri manusia dengan maksud yang baik. Dengan nafsu itu, manusia dapat menjalankan kehidupannya di dunia dengan wajar, seperti makan, minum, tidur, menikah, dan sebagainya.
Nafsu yang berlebihan disebut hawa nafsu. Hawa nafsu adalah sesuatu yang buruk karena memiliki penyimpangan-penyimpangan dari yang seharusnya. Hawa nafsu seksual menyebabkan orang suka bergonta-ganti pasangan yang pada akhirnya merugikan diri sendiri dan orang lain.
Ada empat cara untuk mengendalikan hawa nafsu :
1. Berdoa -- mohon pimpinan Roh Kudus untuk mengendalikan segala keinginan daging.
2. Berpuasa dan berpantang -- ini dapat melemahkan hawa nafsu.
3. Bersekutu -- bergabung dalam komunitas rohani yang rutin mengadakan pertemuan mingguan.
4. Membaca firman Tuhan -- selain kekuatan, Tuhan akan memberikan hikmat-Nya kepada kita melalui Alkitab yang kita baca. (Yo)
_Apakah saya dapat menguasai nafsu agar hidup saya mencerminkan pribadi yang secitra dengan gambaran Allah?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar