Senin, 09 September 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Selasa,_ *10 September 2019*

Kol 2:6-15
Mzm 145:1-2,8-11
Luk 6:12-19

*HATI-HATI YANG TIDAK BENAR*

_Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia.  -- Kol 2:8_

Ketika saya membangun rumah, pemborong menanyakan apakah jumlah anak tangga berpengaruh bagi saya. Jawaban "tidak" yang saya berikan ternyata tidak gampang diterima oleh semua pihak. Banyak orang masih menghitung jumlah anak tangga sebagai acuan untuk menentukan rumah ini akan "hidup" atau "mati". Namun yang membingungkan, banyak sekali yang memercayainya secara mutlak.

Andaikata angkanya jatuh pada fase "sakit" atau "mati", maka penghuni rumah akan menjalani fase itu nanti. Bagi saya, hal ini tidak sesuai dengan iman saya, tetapi bila ada penjelasan ilmiah atau logika yang sesuai konteks lokasi dan desain rumah, maka itu dapat dipertimbangkan. Ketika saya mempertanyakan kenapa harus memakai perhitungan seperti itu, jawabannya tidak jelas. Hal itu hanya seperti ajaran turun-temurun tanpa basis kontekstual dan intelektual, sehingga saya merasa tidak seharusnya dipakai sebagai acuan.

Sewaktu saya akan menikah, ada juga pihak yang mengatakan tidak boleh menikah pada tanggal tersebut karena tanggal itu dianggap tidak baik. Padahal saya menikah di negara lain yang jauh dari praktek seperti itu. Tetapi saya tetap harus berjuang menjelaskan bahwa iman saya tidak seperti itu dan Tuhan tidak akan mencelakakan orang yang menikah pada tanggal tersebut.

Kita perlu berhati-hati terhadap filsafat, ajaran, dan praktek yang tidak sesuai dengan iman kita. Berfokuslah pada firman Tuhan agar kita terus berada dalam jalan-Nya. (Aw)

_Apakah saya masih mengikuti filsafat, ajaran, dan praktek yang tidak sesuai firman Tuhan?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar