Senin, 09 September 2019

Sabda Kasih: DOA ADALAH NAPAS HIDUP IMAN KITA!
Selasa, 10 September 2019
Lukas 6:12-19
“Semalam-malaman Yesus berdoa kepada Allah. Keesokan harinya, ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya dan memilih dari antara mereka dua belas orang yang disebut-Nya rasul.”

Apakah keluarga kita doa bersama? Saya masih ingat kebiasaan doa bersama di keluarga kami. Biasanya bapa saya menjadi pemimpin doa. Sewaktu kami sudah berada pada kelas lima SD, kami pun menjadi pemimpin doanya. Kebiasaan ini sangat membantu iman kami. Kami menjadi terbiasa berdoa sebagai sebuah keluarga. Bahkan kami juga terbiasa untuk hadir doa bersama di lingkungan dan misa bersama-sama. Saya yakin masih banyak keluarga yang berdoa bersama sebagai sebuah keluarga dan itu memberikan dampak bagi hidup keluarga mereka.

Pada bacaan injil hari ini, kita merenungkan tentang panggilan dan pilihan para rasul. Sebelum memanggil dan memilih para rasul, Tuhan Yesus berdoa semalam-malaman. Doa menjadi momen bersama Bapa-Nya. Lewat berdoa, Tuhan Yesus mengingatkan para rasul kalau doa tidak terpisahkan dari tugas perutusan mereka. Doa menjadi bagian integral dari panggilan mereka sebagai rasul. Berdoa juga mesti menjadi bagian penting hidup kita. Kita berdoa bukan karena kita membutuhkan sesuatu saja, tetapi kita berdoa agar kita bisa mempererat relasi kita dengan Tuhan.

Saudara/I, marilah kita menjadikan hidup doa sebagai bagian hidup harian kita. Kita berdoa sebagai kesempatan berada bersama dengan Tuhan. (*saotilayad)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar