Minggu, 01 September 2019

Senin, 2 September 2019
Pekan Biasa XXII

1Kor. 2:1-5; Mzm.
119:97,98,99,100,101,102;
Luk. 4:16-30.

Mulai hari ini sampai tiga bulan ke depan atau sampai berakhirnya Tahun Liturgi, dalam Ekaristi Harian kita akan merenungkan Injil Lukas. Injil hari ini mengajak kita untuk mengambil sikap atas kehadiran Yesus dengan program keselamatan yang dibawa-Nya. Orang-orang Nazareth, tempat asal Yesus, sebagian besar menolak-Nya. Pada awalnya, mereka kagum dan membenarkan Dia (ay.22). Namun, pada akhirnya mereka marah dan menyusir Yesus; bahkan ingin melemparkan-Nya ke tebing (ay.29). Apa yang membuat mereka menolak Yesus? Mereka tentunya sudah mendengar mukjizat-mukjizat yang dibuat Yesus di kota dan kampung-kampung sekitar. Salah satu kemungkinan yang menjadi alasan kuat mengapa mereka menolak Yesus adalah karena mereka tidak mau atau tidak setuju dengan Yesus yang ingin merangkul semua orang, tanpa mengecualikan siapa pun. Sebagai keturunan bangsa terpilih, mereka merasa lebih unggul dan harus diistimewakan. Mereka merasa bahwa yang berhak untuk menerima Mesias hanya mereka sendiri. Maka, mereka tidak terima ketika Yesus juga merengkuh orang-orang asing. Ketika Yesus menyebut Elia dan Elisa, serta mengatakan bahwa kedua nabi tersebut diutus bukan untuk menyelamatkan bangsa Israel tetapi orang asing, meluaplah kemerahan mereka. Lebih dari itu, mereka tidak hanya ingin diistimewakan dan menolak bangsa-bangsa lain untuk diselamatkan, pada akhirnya mereka juga menolak Sang Penyelamat itu sendiri.
Bagaimana dengan kita? Kalau Yesus datang kepada kita dan menyatakan program-Nya (baca: kehendak-Nya), namun kita merasa tidak cocok, tidak setuju, atau merasa kita tidak mampu, bagaimana tanggapan kita? Kita akan menerima atau menolak-Nya? 
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar