Kencan Dengan Tuhan
Senin, 14 Oktober 2019
Bacaan: Kejadian 40:23 "Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya."
Renungan:
Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek rumit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memeroleh penghargaan. Sebagai ucapan terima kasih, ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hongkong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali ia berhasil menyelesaikannya. Ia kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Singapura, tetapi sekali lagi janji hanya tinggal janji. Namun karyawan itu tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian ia dikirim ke Hongkong dan dua bulan setelah ia pulang dari Hongkong, Tuhan memberinya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura.
Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu untuk mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara. Tetapi juru minuman malah melupakannya. Beruntung ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan pada Allah. Ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya pertolongan datang dari Allah. Ia bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja.
Manusia bisa lalai dan melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati terhadap Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih lelah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Yakinlah, Allah akan memberi upah tepat pada waktunya. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ampuni akau karena aku sering bersungut-sungut dan menggerutu dalam bekerja. Ubahlah pikiranku agar aku sadar bahwa pertanggungjawabanku yang utama bukanlah pada pimpinanku tetapi pada Engkau sendiri. Berilah aku semangat untuk dapat melaksanakan tugasku setiap hari demi kemuliaan namaMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar