Minggu, 06 Oktober 2019

Kencan Dengan Tuhan
Senin, 7 Oktober 2019

Bacaan: Rut 1:16 
Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku."

Renungan:
  Selama perang revolusi, seorang perwira muda dalam ketentaraan Inggris, sebelum berlayar bersama resimennya, bertunangan dengan seorang wanita. Dalam salah satu pertempuran, perwira itu terluka parah dan kehilangan sebuah kaki. Oleh karena itu ia menulis surat kepada calon istrinya untuk memberitahu keadaannya. Surat balasannya pun tiba. Dengan harap-harap cemas ia membukanya. Ia berpikir pasti kekasihnya tidak akan mau lagi melanjutkan hubungan mereka. Namun dalam surat itu, wanita tunangannya berkata bahwa dia bersedia menikah dengannya bila masih ada tubuh untuk memuat jiwa kekasihnya itu.
  Rut setia mengikuti Naomi mertuanya, bukan pada saat ia punya segala-galanya atau berada di posisi puncak. Sebaliknya ia tetap mengiring wanita tersebut saat dia tidak punya apa-apa lagi. Tidak punya anak dan tidak punya harta benda lagi. Kebanyakan kita bisa setia mendampingi pasangan, terus bekerja di sebuah perusahaan dan tetap setia kepada Allah, saat keadaan baik-baik saja. Namun ketika orang yang kita kasihi kehilangan pekerjaan, perusahaan kita terlilit hutang dan terancam bangkrut, bahkan Allah sendiri nampaknya diam, sikap kita cenderung berubah. "Sudah tahu tidak bisa diharapkan, tapi masih berharap. Sudah tahu tidak diberkati, tapi tetap mengasihi," kata banyak orang. Namun sebenarnya situasi ini adalah penguji apakah kita setia mengikuti seseorang dan Tuhan, hanya karena sesuatu atau benar-benar tulus.
  Ingatlah, siapa diri kita sebenarnya bukan terlihat pada saat hari-hari kita penuh bunga, namun saat hari-hari kita dipenuhi air mata. Bisakah kita setia? Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, tambahkanlah kesetiaanku terhadap pasangan, tempat kerja dan terhadapMu sendiri. Jangan biarkan kesetiaanku berubah saat apa yang kudapatkan dari mereka tidak seperti yang kuharapkan. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar