Jumat, 25 Oktober 2019

#renungan

*MELAWAN KEDAGINGAN*

Sabtu 26 Okt 2019

_`Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah [...]` (Rm 8:7a)_

Berapa banyak dari kita yang karena terbelenggu oleh keinginan daging, memilih hal-hal yang mengenakkan tubuh dan ego kita sendiri, sehingga mengabaikan hukum Allah? Contohnya: keinginan daging yang berupa keinginan untuk `selalu` istirahat (kemalasan), melihat kontenkonten porno, main game, dll. Karena malas, kita dapat melawan cintakasih, dengan tidak mau membantu sesama yang membutuhkan. Karena ingin melihat konten-konten porno, pikiran kita dipenuhi objek-objek seksual dan bukan perkara-perkara Allah. Karena ingin selalu main game, kita tidak ingat istirahat, doa, atau tugas dan kewajiban kita.

Seringkali kita sangat terikat dengan keinginan daging tersebut, sehingga kita `mentuhankan`-nya. Maksudnya, kita lebih mengutamakan keinginan itu daripada Tuhan dan karenanya kita diseret menjadi tidak berkenan kepada Allah (bdk. ayat 8).

Saat dibaptis, kita menerima Roh Kudus. Roh Allah sendiri diam dalam hati kita (bdk. 1Kor 3:16)! Mengandalkan Dia, mari berlatih dan berjuang mengalahkan kedagingan kita dan hidup menurut Roh. A.l. dengan menyangkal diri. Misalnya: tidak (atau mengurangi) makan makanan yang kita sukai, bertindak berlawanan (agere contra) dengan kecenderungan kedagingan kita. Misalnya menyapa orang yang bagi kita kurang menyenangkan pada saat kita ingin menghindarinya, atau kita memaksa diri bekerja pada saat malas bekerja, dsb. Latihan-latihan melawan keinginan daging itu membuat kita lebih mampu mendengarkan dan mengikuti gerak Roh.

*_Sr. M. Louisa, P.Karm_*

Sabtu 26 Okt 2019
Rm 8:1-11; Mzm 24:1-6; Luk 13:1-9

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar