Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 6 November 2019
Bacaan: Mzm 145:17-19 "TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka."
Renungan:
Di sebuah pertanian terpencil di California, tinggallah sepasang suami istri muda bersama tiga anaknya. Suatu ketika ayahnya sedang pergi ke pertanian dan anak-anaknya sedang berenang di kolam keluarga. Tiba-tiba ibunya melihat bahwa anak laki-lakinya yang berumur dua setengah tahun berada di dasar kolam. Si ibu menyelam masuk dan menarik putranya keluar dari kolam tersebut secepat mungkin. Tepat pada saat itu, seorang petani tetangga lewat dan ia langsung memberikan nafas buatan dari mulut ke mulut. Setelah beberapa saat anak itu siuman. Si ibu dan petani membawanya ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa dan dokter akhirnya meyakinkan mereka bahwa anak tersebut tidak mengalami kerusakan otak.
Keesokan harinya, ketika orang-orang mendengar tentang penyelamatan anak itu, beberapa orang berkomentar kepada ayah dan ibu si anak, "Kalian sangat beruntung." Namun si ayah berkata demikian kepada mereka, " Ini bukanlah keberuntungan sama sekali. Istri dan anak-anak saya yang lain berlutut untuk berdoa ketika si petani sedang berusaha menyadarkan putra saya."
Di dalam Tuhan tidak ada yang namanya keberuntungan atau kebetulan, semuanya terjadi karena adanya kerjasama antara kehendak Tuhan dan usaha manusia. Doa membawa kita untuk mendapatkan kehendak Tuhan yang terbaik dan usaha membawa kita untuk menerima hasilnya. Jadi jangan hanya berdoa saja dan jangan hanya berusaha saja, namun berdoa dan berusahalah, maka kita akan mendapatkan hasil yang terbaik dari Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengandalkan Engkau dalam setiap usaha dan pekerjaan yang aku lakukan. Jangan biarkan aku hanya mengandalkan kekuatanku sendiri, agar ketika aku tidak berhasil, aku tidak menjadi kecewa dan putus asa. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar