SABDA KASIH:
Melepaskan Diri dari Keterikatan Duniawi
Rabu, 6 November 2019
Lukas 14:25-33
“Demikianlah setiap orang di antaramu yang tidak melepaskan diri dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.”
Phone menjadi pegangan kita setiap hari. Kemana pun kita pergi, kita kerap membawa phone. Makanya tidak sedikit orang yang sulit melepaskan phone meski dalam situasi penting dan formil. Seperti misal, hadir misa. Karena keterikatan yang kuat dengan phone, meski dalam situasi misa, ada yang masih bermain phone. Atau dalam pertemuan formil lainnya. Ada yang masih bermain phone tanpa peduli pada orang yang sedang berbicara. Ini artinya keterikatan pada phone telah menghambat relasi dengan yang lain.
Pada bacaan injil hari ini, Tuhan Yesus mengingatkan kita bagaimana kita mesti menjadi murid Tuhan. Menjadi murid Tuhan mesti berani memikul salib-Nya. Salah satu bentuk dari memikul salib itu sendiri itu lewat berani untuk melepaskan diri dari keterikatan pada harta duniawi. Kita boleh mempunyai banyak hal di dunia, tetapi kita tidak boleh dikontrol oleh hal-hal itu dalam menjalankan hidup iman kita. Sebaliknya kita mesti mengontrol semuanya itu dan bahkan kita berani melepaskan mereka kalau hal itu dibutuhkan untuk menguatkan fondasi kita sebagai pengikut Tuhan.
Saudara/I, marilah kita menjadi pengikut Tuhan yang berani untuk melepaskan diri dari keterikatan harta duniawi dan melekatkan diri kita kepada Tuhan semata. (*saotilayad)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar