EMBUN ROHANI PAGI dari Kota RUSA, MERAUKE
Kamis, 16 Januari 2020
Bac. I, 1 Sam 4 : 1 - 11
Injil, Mrk 1 : 40 - 45
Tak Pernah Kudiamkan Cinta Dan Belas Kasih-Mu, Tuhan.
"Balas dendam, cemburu dan iri hati mendorong kita untuk menyebarkan fitnah, kejelekan, kekurangan dan bahkan dosa-dosa sesama. Sebaliknya rasa syukur dan terima kasihlah yang mampu memeluk erat kekurangan dan kelemahan sesama, tapi menyuarakan dengan lantang kebaikan, kelebihan dan keberhasilan mereka.
Setelah si kusta disembuhkan oleh Yesus, maka ia dilarang untuk memberitahukan kepada orang lain tentang kesembuhannya. Namun apa yang dilakukannya? Ia keluar dan meceritakan kisah kesembuhannya kepada orang lain. Ia pertama-tama tidak menceritakan kesembuhannya tapi orang yang menyembuhkannya. Dialah Yesus.
Pelajaran penting untuk kita di pagi ini adalah:
1) Mungkin secara fisik kita tidak mengalami sakit dan penyakit. Namun ketika kita marah, iri hati dan dendam, ketika kita kikir dan sombong, dan ketika kita berbuat jahat dan berdosa, maka sebenarnya kita sedang sakit secara mental dan rohani. Kita perlu datang kepada Yesus seperti si kusta untuk memohon untuk disembuhkan.
2) Terhadap kesalahan, kekurangan dan bahkan dosa-dosa sesama, janganlah menjadikan mulut kita corong yang memperdengarkan dengan keras kepada khayalak ramai. Sebaliknya, peluk erat mereka dan tuntunlah mereka kepada pertobatan, bahkan doakanlah mereka selalu.
3) Biasakanlah dirimu dan mulutmu untuk menjadi loudspeaker yang menyaringkan dan memperbesar bunyi kebaikan, kelebihan dan prestasi sesamamu kepda orang lain. Ikutlah berbahagia bila sesamamu senang dan berhasil.
Di atas segalanya percayalah bahwa Tuhan sedang menanti untuk menyembuhkanmu dari segala macam sakit dan penyakit yang Anda alami saat ini, tapi apakah engkau sadar bahwa engkau sedang sakit dan mau datang kepada-Nya?
Selamat beraktivitas di hari baru untuk para sahabat
Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya.
( Rinnong - Duc in Altum )
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar