Sabtu, 25 Januari 2020

Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 26 Januari 2020

Bacaan: Yesaya 43:4 
"Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu."

Renungan:
  Colin Hart adalah seorang desainer yang mencetuskan sebuah ide untuk membuat tali sepatu dengan bahan emas. Benang-benang pembuat tali sepatu tersebut terbuat dari emas 24 karat yang dipesan secara khusus kepada pengrajin emas kuno di Columbia. Untuk membuat sepasang tali sepatu itu dibutuhkan waktu 120 jam. Supaya semakin memberikan nilai lebih, maka tali sepatu emas itu hanya diproduksi sebanyak 10 pasang saja. Tali sepatu bergengsi itu diberi label "Mr. Kennedy". Karena keunikannya itu, maka seseorang yang ingin memiliki tali sepatu benang emas tersebut harus mengeluarkan uang senilai US$ 19.000.
  Dalam dunia ini, kita mungkin seperti tali sepatu itu. Secara fisik bisa saja kita tidak secantik atau setampan orang lain. Secara materi mungkin kita tidak kaya. Tetapi sebagai umat kepunyaan Tuhan yang telah ditebus, kita bagaikan tali sepatu yang dilapisi emas. Apapun latar belakang kita, dan bagaimanapun keadaan kita sekarang, kita tetap berharga di mata Tuhan. Sayangnya, pada kenyataannya kita lalai memerhatikan hal ini. Banyak orang memiliki pandangan yang berbeda dengan pandangan Tuhan mengenai diri mereka. Mereka lebih fokus pada keberadaan yang menurutnya tidak berharga karena keberadaan fisik mereka berbeda dengan orang lain atau karena status sosial dan ekonomi yang berbeda, sehingga mata hatinya tertutup untuk mengetahui bahwa Tuhan sangat menghargainya.
  Mari kita memandang diri kita sebagaimana Tuhan memandang kita, yaitu sebagai ciptaan yang berharga. Dengan demikian kita juga harus memerlakukan diri kita sedemikian berharga, jangan mengotori, menyia-nyiakan dan bahkan menyiksanya. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memandang diriku sebagai pribadi yang berharga di mataMu. Jangan biarkan pandangan dunia yang merendahkanku membuat aku sedih, kecewa dan putus asa. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar