Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 7 Januari 2020
Bacaan: Roma 8:37 "Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita."
Renungan:
Apakah bedanya orang sukses ( the winner ) dan orang gagal ( the looser ) pada saat mengalami hambatan, kesulitan, gangguan, kekeliruan atau kegagalan saat memerjuangkan apa yang menjadi impiannya? The looser atau orang gagal, jika dihantam kesulitan, mereka selalu bisa membuat 1001 macam alasan mengapa dia gagal. Dalih itu muncul silih berganti seakan tiada habisnya. Dan hampir semuanya menunjuk dan menyalahkan pihak di luar dirinya. Itulah mental pecundang. Jelas, orang gagal selalu kelebihan satu alasan. Sebaliknya the winner atau pemenang jika dihadapkan pada rintangan, halangan, kesulitan bahkan kegagalan, akan melihat ke dalam terlebih dahulu, melakukan introspeksi diri. Dia akan mencari penyebabnya dari dalam, menilai dan mencari kekurangan/kesalahan dari apa yang menjadi penyebab timbulnya masalah dan kegagalan. Jika sebab ditemukan, dia akan mencari cara untuk memerbaikinya. Itulah sebabnya orang sukses terus bertambah sukses. Orang sukses selalu kelebihan satu cara. Seorang pemenang selalu melihat sebuah jawaban di setiap masalah, sedangkan seorang pecundang melihat sebuah masalah di setiap jawaban.
Kesuksesan sejati adalah kumpulan kegagalan kecil yang mampu diatasi, sehingga halangan dan kesulitan merupakan sarana terbaik dalam melatih dan mematangkan mental. Jika firman Tuhan menyatakan bahwa kita lebih dari pada orang-orang yang menang, mengapa kita harus menyerah dengan tantangan kehidupan ini dengan 1001 macam alasan?
Mari, mulai hari ini kita mengambil otoritas sebagai anak Allah dan perkatakan berkat atas hidup kita. Kita berhenti berdalih ataupun berkata kutuk atas hidup kita. Pada akhirnya kita akan melihat kuasa Allah akan nyata dan mengubah kita dari manusia biasa menjadi manusia luar biasa karena Tuhan kita Yesus Kristus adalah Allah yang luar biasa. Tuhan memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang luar biasa. Jadikanlah aku manusia yang luar biasa agar aku dapat memberkati sesamaku dengan kuasaMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar