Minggu, 09 Februari 2020

Senin, 10 Februari 2020
Pw. St. Skolastika
1Raj. 8:1-7,9-13; Mzm. 132:6-7,8-10; Mrk. 6:53-56.

"Semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh"

Jamahan atau sentuhan itu mempunyai kekuatan yang luar biasa. Dalam Injil dikisahkan bahwa semua orang yang menjamah Yesus menjadi sembuh. Kita ingat juga kisah wanita yang 12 tahun menderita pendarahan dan menjadi sembuh setelah menjamah jumbai jubah Yesus. Ini adalah jamahan dari pihak manusia yang percaya dan mengharapkan belas kasih Tuhan. Ada jamahan lain yang tentunya jauh lebih dahsyat, yakni jamahan dari pihak Tuhan. Misalnya, Yesus menjamah orang yang sakit kusta (Mrk 1:43) dan menjamah mata orang buta (Mat 20:34) sehingga mereka menjadi sembuh. Injil hari ini menggambarkan betapa antusiasnya orang banyak untuk datang kepada Yesus dan menjamah-Nya. Tentu, pada saat itu, Yesus pun juga menjamah mereka dengan penuh kasih.
Oleh karena itu, melalui Injil hari ini, kita pun diundang untuk selalu dengan antusias menjamah Tuhan atau menjawab jamahan Tuhan. Bagaimana caranya kita menjamah Tuhan? Kita menjamah Tuhan dengan berdoa, dengan menjamah Kitab Suci untuk dibaca dan direnungkan, dengan menjamah Tubuh-Nya dalam Sakramen Mahakudus.
Namun, kita tidak boleh hanya menjamah Tuhan untuk diri kita sendiri. Kita pun diutus untuk menghadirkan jamahan Tuhan bagi saudara-saudari kita. Jamahan ini bisa berarti uluran tangan untuk memberikan bantuan konkret kapada mereka yang membutuhkan sesuai dengan kemampuan kita. Bisa juga dalam rupa kata-kata yang menentuh dan menyejukkan hati, kata-kata penghiburan dan peneguhan yang membangkitkan semangat, dan tentu saja tidak kalah pentingnya adalah kata-kata pengampunan dan permohonan maaf yang menyembuhkan luka di hati.

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar