Kamis, 12 Maret 2020

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *13 Maret 2020*

Kej 37:3-4,12-13a,17b-28a
Mzm 105:16-21
Mat 21:33-43,45-46

*MAMPUKAN AKU, TUHAN*

_Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan suatu perbuatan ajaib di mata kita.  -- Mat 21:42_

Ayat di atas mengingatkan saya akan cucuran air mata dan perasaan sakit hati karena saya pernah mengalami "dibuang" dari gereja, walaupun saya sudah berkorban dan bertaruh nyawa untuk membela gereja. Tetapi sekarang, senyum menghapus semua pengalaman buruk itu. Saya boleh berbangga sebagai pengikut Kristus yang telah mengambil bagian salib kecil dari Tuhan, yaitu pengalaman ditolak. Tetapi pada akhirnya dijadikan sebagai batu penjuru oleh Tuhan. Firman Tuhan selalu memberi saya kekuatan yang dahsyat.

Hidup sebagai orang yang memelihara iman tidak mudah. Namun kalau kita kuat berpegang pada kehendak Allah, kita akan dimampukan untuk senantiasa bersyukur bahwa Tuhan sangat baik kepada kita. Dalam hidup keseharian, kita akan sering mengalami penolakan, kita akan menghadapi rasa iri baik dalam diri kita sendiri atau dari orang lain.

Tetapi di balik salib yang kita terima, ada Kemuliaan Tuhan. Kiranya keberadaan kita sungguh dapat menjadi perpanjangan tangan Tuhan dan sekaligus menghadirkan kasih Tuhan kepada sesama. Yang terlebih penting, kita diberi rahmat untuk terus setia kepada-Nya dan mampu menampakkan wajah-Nya di tengah masyarakat dan gereja. (Ld)

_Mampukan aku, Tuhan untuk setia kepada-Mu._

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar